Showing posts with label Mati Ketawa. Show all posts
Showing posts with label Mati Ketawa. Show all posts

Monday, 27 July 2015

Pengalaman Soeharto

Seperti jamaknya pensiunan jendral ABRI di negara kita, mereka masih dipekerjakan di sektor swasta atau di lembaga-lembaga lain yang membutuhkan atau dipaksa untuk membutuhkan. Kata mereka yang membela sistem ini adalah untuk mengurangi dampak negatif dari apa yang terkenal dengan “post power syndrome.”

Rupanya Soeharto pun tidak lepas dari

Matematika Uang

Di salah satu sekolah dasar di Yogyakarta, seorang guru mengajarkan matematika, dengan menggunakan uang rupiah sebagai sarana penyampaiannya.

Bu Guru bertanya, “Perhatikan anak-anak, pada uang rupiah yang bergambar Pak Harto berapakah nilai rupiahnya?”

Murid-murid menjawab,

Titit dan Tutut

Kita masih ingat ketika aktor agak terkenal Indonesia, Ongky Alexander menikah dengan Paula, anak buah Mbak Tutut, (yang konon kabarnya suka berlesbi-ria dengan Tutut … konon lho).

Beberapa minggu setelah pernikahan mereka,

Tes Kelinci

Kepolisian, ABRI, dan badan intelejen BIA saling menyombong bahwa merekalah yang terbaik dalam menangkap penjarah yang sedang marak saat sekarang. Soeharto merasa perlu untuk melakukan tes terhadap hal ini.

Soeharto melepas seekor kelinci kedalam hutan dan ketiga kelompok pengikut tes di atas harus berusaha menangkapnya

BIA masuk ke hutan.